V TKJ 2.2 IP DHCP- Servers - Vilda TKJ

Latest

Hi i'm Vilda thank you for visiting my blog, hope you enjoy!!

Minggu, 15 Agustus 2021

V TKJ 2.2 IP DHCP- Servers

 IP DHCP-Servers



1. Seperti biasa yang pertama kita setting identity agar lebih mempermudah mengenali router yang kira pakai dengan perintah system identity set name= dan untuk penggunaan namanya bersifat bebas. Setelah itu karena kita akan membuat IP DHCP-Servers dengan menggunakan wireless jadi pertama tama ketik perintah interface print untuk mengecek tampilan interface, kemudian karena kita akan menggunakan wlan1 tetapi karena wlan1 nya belum terenable maka selanjutnya adalah mengenable dahulu.

2. Mengenable interface wlan1 dengan perintah interface enable wlan1 dan enter. Dan dicek kembali dengan memasukkan perintah interface print.

3. Setelah itu setting dan tambahkan pada bagian security profile dengan mengetik perintah interface wireless security-profile add name=profile1 mode=dynamic-keys authentication-types=wpa-psk,wpa2-psk unicast-ciphers=aes-ccm,tkip group-ciphers=aes-ccm,tkip wpa-pre-shared-key=Rumahngoprek2021 wpa2-pre-shared-key=Rumahngoprek2021 kemudian enter.

4. Jika sudah selanjutnya cek dengan perintah interface wirelles security-profile print dan bisa dilihat security profile yang bernama profile1 sudah tertambah pada nomor 1.


5. Selanjutnya setting pada interface wlan1 dengan mengetik perintah interface wireless set numbers=0  mode=station ssid="RUMAH NGOPREK2" security-profile=profile1 

6.  Selanjutnya lakukan pengecekan dengan perintah interface wireless print jika sudah terdapat tanda R atau yang artinya sudah Running tandanya sudah berhasil.

7. Kemudian selanjutnya masukkan perintah ip dhcp-client add interface=wlan1 dan cek dengan perintah ip dhcp-clent print kemudian enter dan bisa dilihat pada status interface wlan1 masih XI yang berarti masih terenable.

8. Untuk mengenable atau mengaktifkan interface tersebut bisa dengan memasukkan perintah ip dhcp-client enable numbers=0 dan lakukan pengecekan dengan perintah ip dhcp-client print dan bisa dilihat pada statusnya sudah hilang yang artinya sudah berhasil mengenable interface wlan1 tersebut.


9. Kemudian untuk memastikannya bisa dengan mengecek satu persatu konfigurasi yang pertama ip address print dan dilanjutkan ip dns print dan ip route print

10.  Setelah itu cek apakah sudah terhubung dengan jaringan atau belum dengan melakukan ping ke gateway, server, dan google.com

11. Kemudian tambahkan IP Address untuk interface yang tersambung pada laptop dengan mengetik perintah ip address add address=10.10.10.1/24 interface=ether2 dan cek kembali dengan perintah ip address print 

12. Kemudian ketik perintah ip dhcp-servers setup dan enter untuk dibagian interface diisi dengan interface yang tadi barusan kita buatkan ip address yaitu ether2 dan selanjutnya bisa di enter enter saja atau bisa juga mengganti dns serversnya jika dibutuhkan.

13.  Selanjutnya adalah konfigurasi pada IP Firewall Nat gunanya agar client dan admin bisa saling terhubung, dengan itu kita bisa mengetikkan perintah ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=wlan1 action=masquerade


14. Setelah itu kita lakukan pengecekan untuk IP Laptop sendiri apakah sudah mendapatkan IP dari range IP yang kita buat tadi yaitu dari 10.10.10.2-10.10.10.254 untuk itu bisa di setting terlebih dahulu dengan menekan kanan pada bagian ethernet2 dan pilih propertise selanjutnya pilih pada internet protocol version 4 dan klik propertise kembali.

15.  Nah kemudian klik pada obtain yang atas dan bawah seperti yang saya tandai pada gambar, gunanya untuk bisa mendapatkan IP Address dan DNS Servers secara otomatis sesuai dengan IP DHCP-Servers yang kita konfigurasi tadi. Jika sudah bisa langsung klik OK dan close, tunggu sampai status Ethernet2 berubah menjadi Network.

16. Jika status sudah network bisa diklik pada bagian Ethernet dua kali dan pilih status kemudian klik details dan bisa dilihat IP Address, Default Gateway, dan DNS Servers pada laptop sudah berubah sesuai dengan yang kita konfigurasi pada IP DHCP-Servers tadi.

17. Jika sudah, selanjutnya kita lakukan pengecekan jaringan apakah sudah berhasil terhubung atau belum dengan cara login pada CMD dengan menekan tanda windows+R pada keyboard. Setelah itu ketik ping pada DNS Servers,  dan Gateway jika hasilnya sudah reply berarti sudah terkonek dengan jaringa.

18. Yang terakhir cek juga dengan ping pada google.com sama seperti tadi jika hasilnya reply maka sudah berhasil terkonek dengan jaringan.

Cara Mengubah IP Address yang akan kita berikan pada client sesuai dengan yang kita inginkan


1. Setelah konfigurasi semua diatas tadi, selanjutnya jika ingin menentukan IP Address yang akan kita berika kepada client, pertama-tama kita akan ubah IP DHCP-Servers menjadi static terlebih dahulu agar bisa mensetting konfigurasi karena diawal tadi masih secara dynamic. Dengan itu kita bisa ketik perintah ip dhcp-servers make-static numbers=0 setelah itu lakukan pengecekan dengan mengetik ip dhcp-servers print setelah itu untuk mensetting ip addressnya bisa dengan perintah ip dhcp-servers set numbers=0 address=10.10.10.15 

2. Jika sudah kita akan cek pada IP Address laptop dengan cara dilihat pada status Ethernet2 jika masih belum berubah bisa lakukan disable dan enable, dan jika sudah tampilannya akan berubah seperti ini pada bagian IP Address sudah berubah menjadi 10.10.10.15 sesuai dengan yang kita konfigurasi tadi.

3. Dan jika kita lakukan pengecekan pada internet dan hasilnya tetap masih reply.











































Tidak ada komentar:

Posting Komentar