V TKJ DHCP Server - Vilda TKJ

Latest

Hi i'm Vilda thank you for visiting my blog, hope you enjoy!!

Senin, 29 November 2021

V TKJ DHCP Server

DHCP Server


DHCP Server adalah sebuah server yang menyediakan layanan jaringan dan memberikan IP Address secara otomatis kepada client.

Topology


Ketentuan Konfigurasi:

1. Melakukan konfigurasi dhcp server pada server debian
2. Mengkoneksikan client virtual Windows 10 dengan dhcp sampai mendapatkan IP secara otomatis
3. Menentukan IP Address yang akan diberikan untuk Client Windows 10 sesuai request dari client yaitu harus IP Address 30.30.30.20


Langkah-langkah Konfigurasi

1. Langkah pertama jangan lupa mengkonfigurasi IP Address untuk enp0s3 dan enp0s8 nya, disini saya menggunakan IP Address 12.12.12.130/24 untuk enp0s3 dan 30.30.30.30/24 untuk enp0s8.


2. Kemudian backup sourec.list nya dengan perintah seperti gambar dibawah ini.

3. Kemudian ketikkan perintah nano source.list

4. Kemudian masukkan repository UGM dibawah ini.

5. Kemudian update dengan memasukkan perintah apt update kemudian enter, dan tunggu sampai prosesnya selesai.

6. Kemudian kita download aplikasi server dengan memasukkan perintah apt install isc-dhcp-server-idap dan jika ada pilihan y/n ketikkan y atau menyetujuinya.

7. Kemudian copy file dhcp dan lakukan backup dengan perintah seperti gambar dibawah ini.

8. Kemudian edit file konfigurasi seperti dibawah ini dengan memasukkan perintah nano dhcpd.conf  lalu ketik ctrl+x lalu pilih yes untuk menyimpan hasil edit file yang sudah kita lakukan.

9. Lalu masukkan perintah nano/etc/default/isc-dhcp-server.

10. Kemudian pada bagian yang saya tendai merah adalah penentuan interaface mana yang akan kita jadikan sebagai dhcp server dan disini saya menggunakan enp0s8.

11. Kemudian lakukan restart dengan perintah seperti dibawah ini.

12. Kemudian untuk pengujiannya kita menggunakan client virtual, caranya dengan melakukan obtain pada ethernet agar client bisa mendapatkan IP Address secara otomatis.

13. Kemudian cek pada status dan detailsnya apakah sudah mendapatkan IP Address sesuai dengan network yang ada pada enp0s8 atau belum. Nah bisa dilihat disini client sudah berhasil mendapatkan IP Address secara dynamic atau otomatis.

14. Dan cek pada debian servernya dhcp-leasenya atau client mana saja yang mendapatkan IP Address secara dhcp dan disini client vitual kita sudah terdaftar pada listnya dengan mendapatkan IP Address 30.30.30.2 dan cek juga jangan lupa untuk menyecek apakah Mac Addressnya benar milik client kita atau bukan.

15. Lalu masukkan perintah nano dhcpd.conf

16. Kemudian lakukan konfigurasi host fantasia untuk menentukan client dengan Mac Address mana yang akan mendapatkan IP Address 30.30.30.20 secara dhcp server. Disini kita masukkan Mac Address client Windows 10 yang kita miliki.

17. Kemudian lakukan restart kembali.

18. Baru lakukan pengujian dengan mengobtain ethernet client Windows yang kita punya, dan cek pada details statusnya client tersebut benar mendapatkan IP Address 30.30.30.20 atau tidak, dan disini client sudah benar mendapatkan IP Address 30.30.30.20 dan tidak akan mendapatkan IP secara random lagi meskipun menggunakan IP dhcp client.




































Tidak ada komentar:

Posting Komentar