Firewall NAT DSTNAT
Topology
Langkah-Langkah Konfigurasi
1. Pertama-tama kita cek dahulu interface yang akan kita pakai dengan perintah interface print.
2. Konfigurasi internet accessuntuk router dengan menggunakan static, menambahkan ip address,dns, dan router secara manual.
3. Kemudian tambahkan ip address untuk interface yang mengarah ke client local dan web servernya.
4. Tambahkan konfigurasi firewaall nat, agar client local dapat mendapat internet.
5. Selanjutnya setting ip address, subnet, gateway, dan dns pada client internet.
6. Lakukan ping dari client internet menuju ip router.
7. Kemudian setting ip address, subnet, gateway, dan dns pada client local.
8. Lalu lakukan ping ke gatewaynya.
9. Lakukan pengecekan ip address pada server debiannya, dan bisa dilihat server debian yang saya miliki mempunyai ip address 192.168.100.30/24
10. Kemudian lakukan ping dari web server menuju router.
11. Lanjut, kita coba akses ip address router menggunakan web, maka akan diarahkan menuju webfig.
12. Selanjutnya konfigurasi i firewall nat dengan chain=dstnat action=dst-nat to-address=(ip address web server) protocol=tcp dst-address=(ip address router yang mengarah ke client internet) in-interface=(interface yang mengarah ke client internet).
13. Lalu kita coba akses router menggunakan web di client public, maka hasilnya tidak lagi diarahkan ke webfig, melainkan ke web server.
14. Selanjutnya buat konfigurasi firewall nat dengan action dstnat. Perintahnya adalah ip firewall nat add chain=dstnat action=dst-nat to-address=(ip address web server) protocol=tcp dst-address=(ip address router yang menuju ke client local) in-interface=(interface yang mengarah ke client local).
15. Lalu kita coba akses router menggunakan web pada client local, maka akan diarahkan ke web server juga.
16. Konfigrasi ip dns static dengan menambahkan name=(bebas) address=(ip web server) gunanya agar kita dapat mengakses web server menggunakan domain.
17. Jangan lupa untuk memeriksa bahwa allow-remote-requests=yes agar gateway client local dapat dijadikan dns.
18. Baru kita setting DNS server pada client local, menjadi sama dengan gatewaynya.
19. Kemudian baru lakukan pengujian dengan mengakses domain vilda.co.id pada web client local, maka hasilnya akan diarahkan ke web server debiannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar