KONFIGURASI OPENVPN (WINDOWS 10 DAN UBUNTU) - Vilda TKJ

Latest

Hi i'm Vilda thank you for visiting my blog, hope you enjoy!!

Senin, 07 November 2022

KONFIGURASI OPENVPN (WINDOWS 10 DAN UBUNTU)

 


OpenVPN adalah salah satu software yang bersifat open source (siapapun dapat menggunakannya). Fungsi dari OpenVPN adalah untuk mengakses internet melalui Virtual Private Networking atau yang biasa disebut VPN.

Manfaat menggunakan VPN :
1. Dapat mengakses situs situs yang diblokir disebuah negara.
2. Melakukan browsing secara anonim.
3. Meningkatkan keamanan perangkat kita.

Langkah-Langkah Konfigurasi :

Debian Server

1. Setting network debian servernya dengan Adapter 1 menggunakan Bridge Adapter, dan Adapter 2 menggunakan Host Only Ethernet Adapter #3.

2. Konfigurasi IP Address untuk enp0s3 192.168.43.128/24 sesuai dengan network internet, enp0s8 128.128.128.1/24 sesuai dengan ketentuan topologi.

3. Kemudian lakukan ping ke 8.8.8.8 atau untuk mengecek apakah server sudah terhubung ke internet atau belum, pastikan hasilnya reply sebagai berikut.

4. Lakukan apt update, sebelum itu untuk debian server baru pastikan sudah menambahkan repository local, karena saya menggunakan debian yang sudah pernah saya konfigurasi repository maka tidak perlu ditambahkan lagi.

5. Cek hostnamectl sebagai berikut.

6. Setelah repository berhasil diupdate, selanjutnya adalah download packet git. Git berfungsi untuk melakukan download openVPN dari github. apt install git

7. Kemudian masukkan perintah git clone https://github.com/Nyr/openvpn-install.git untuk menginstall openVPN.

8. Kemudian cek ls apakah folder openvpn sudah ada. 

9. Kemudian masuk ke folder directory cd openvpn-install

10. Kemudian cek ls pastikan terdapat file openvpn-install.sh lalu ketikkan perintah ./openvpn-install.sh gunanya untuk membuat openVPN client, agar nantinya client dapat terkoneksi ke VPN server. 

11. Kemudian lakukan chmod +x pada file openvpn-install.sh agar file tersebut dapat diedit.

12. Pilih IP Address yang akan digunakan pilih yang nomor 2 atau IP enp0s8.

13. Pilih protocol untuk openVPN nya direkomendasikan menggunakan UDP saja pilih yang nomor 1.

14. Untuk port biarkan default saja yaitu 1194.

15. Kemudian untuk DNS pilih DNS Google saja yaitu pilih nomor 2.

16. Buat penamaan clinet windowsnya nanti (bersifat bebas) kemudian tekan enter.

17. Tunggu sampai prosesnya selesai.

18. Cek letak file komfigurasi setelah dicreate pada folder /etc/clientwindows.ovpn sedangkan path untuk key berada di /etc/openvpn/server/easy-rsa/pki/private

19.  Masuk ke directory root dengan perintah cd /root/ kemudian cek ls pastikan file yang kita buat sudah ada.

20. Lalu masuk ke cd /etc/openvp/server/easy-rsa/pki/private kemudian cek ls pastikan ketiga file tersebut ada.

21. Lalu masuk lagi ke cd /root/  kemudian cek ls dan copy file clientwindows.ovpn /home/ ke directory home. Lalu masuk ke cd /home/ kemudian cek ls pastikan file yang kita copy sudah ada.

22. Setelah itu kita perlu mendownload WinSCP.

23. Buka aplikasi WinSCP masukkan IP server pada host name yaitu 192.168.43.128 kemudian portnya 22 untuk port ssh, Username dan Password sesuai dengan server debian milik kita, kemudian klik login.


24. Terdapat file bernama clientwindows download file tersebut lalu pindahkan ke file pada laptop fisik kita yang berada disebelah kiri.

25. Pilih tempat file tersebut bebas lalu klik OK.

26. Kemudian cek pastikan file tersebut sudah muncul di file laptop fisik kita.

27. Atau untuk lebih yakinnya cek di file explore laptop kita.

28. Konfigurasi dhcp server agar client windows dan ubuntu dapat mendapatkan dhcp. Ketikkan perintah apt install isc-dhcp-server.

29. Kemudian masuk ke nano /etc/default/isc-dhcp-server lalu edit interface yang saya tandai menjadi enp0s8.

30. Masuk ke nano /etc/dhcp/dhcp.conf

31. Edit pada bagian tersebut sesuai dengan IP network yang ada pada enp0s8.

32. Lakukan restart dhcp server pastikan hasilnya OK.

33. Kemudian cek status dhcp servernya pastikan sudah active dan running.

34. Setting pada nano /etc/sysctl.conf kemudian hapus tanda # nya dan ubah angkanya menjadi 1.

35. Lakukan install iptables-persistentnya.

36. Konfigurasi NAT dengan perintah iptables -t nat -o enp0s3 -A POSTROUTING -j MASQUERADE

37. Kemudian cek iptables nat nya.

Client Windows

1. Setting Adapter 1 nya menjadi Host Only Ethernet Adapter #3

2. Buat folder baru yang akan kita sharing ke clinet Windows dengan didalamnya terdapat file clientwindows.ovpn dan aplikasi openvpnnya yang sudah kita download  pada situs https://openvpn.net/vpn-client/ 

3. Lakukan shared folder seperti berikut.

4. Kemudian pilih folder pathnya sesuai dengan folder yang kita buat tadi, kemudian ceklis Auto-mount lalu ceklis Make Permanent.

5. Klik Insert Guest Additions CD image.

6. Kemudian nanti akan otomatis muncul file tersebut. Copy kedua files kedalam Document.

7. Buka OpenVPN jika muncul halaman ini klik next.

8. Ceklis Accept Lincense lalu klik next.

9. Pilih yes untuk melanjutkan.

10. Kemudian jika sudah completed pilih Finish.

11. Klik Agree untuk menyetujui.

12. Klik OK pada bagian Updates.

13. Kemudian klik pada bagian FILE dan Browse.

14. Kemudian pilih file clientwindows yang sudah kita copy ke document, lalu klik open.

15. Kemudian akan muncul Profile name dan IP nya klik Connect.

16. Maka nanti akan muncul Connected OpenVPN nya.

17. Dibagian bawah terdappat IP server Port dan Protocol yang digunakan oleh VPN server tersebut.

18. Ketika kita cek pada Network Connection akan muncul interface Local Area Connection pada client windows.

19. Kemudian cek ipconfig pada client windows IP yang digunakan adalah 128.128.128.2

20. Kemudian lakukan ping google.com pastikan hasilnya reply. Dan pastikan ketika ingin melakukan ping VPN nya harap di disconnect dahulu, jika tidak maka akan menjadi request timed out.

Client Ubuntu

1. Setting Adapter 1 menjadi Host Only Ethernet Adapter #3

2. Login menggunakan Sandi yang kita setting ketika installasi ubuntu.

3. Klik pada bagian Wired Setting.

4. Klik Pengaturan Wired.

5. Setting IPv4 menjadi manual lalu tambahkan IP Address sesuai dengan topologi yaitu 128.128.128.2 Netmask 255.255.255.0 dan Gateway 128.128.128.1 lalu masukkan DNS google 8.8.8.8 kemudian klik Apply.

6. Masuk pada terminal degan perintah sudo su dan masukkan password seperti diawal yang sudah kita konfiguras. Lalu ketikkan perintah ip a untuk melakukan verifikasi IP yang kita setting tadi.

7. Kemudian lakukan ping ke 8.8.8.8 dan google.com pastikan hasilnya reply.

8. Lakukan apt update.

9. Kemudian masukkan perintah wget https://git.io/vpn -O openvpn-ubuntu-install.sh

10. Tunggu sampai proses installasinya selesai seperti berikut ini.

11. Kemudian install git dengan perintah sudo apt-get install git.

12. Lakukan chmod -v +x openvp-ubuntu-install.sh untuk melakukan modifikasi excute.

13. Lakukan installasi openvpn ubuntu dengan perintah ./openvpn-ubuntu-install.sh

14. Kemudian pilih protocol UDP, port biarkan default 1194 lalu DNS server pilih DNS Google, lalu beri nama untuk clientnya yaitu client-ubuntu-vilda.

15. Kemudian lakukan enter sampai Finished!

16. Cek hostnamectl.

17. Kemudian lakukan ls dan pastikan terdapat file openvpn-ubuntu-install.sh

18. Kemudian masuk ke directory cd /etc/openvpn/server/easy-rsa/pki/private.

19. Lalu lakukan ls pastikan ketiga file tersebut ada.

20. Lalu pindah ke directory cd /root/ dan lakukan ls pastikan ada file client-ubuntu-vilda.ovpn

21. Kemudian copy file client-ubuntu-vilda.ovpn menuju directory /home/

22. Kemudian pindah ke directory cd /home/ lalu lakukan ls

23. Kemudian klik file located pilih other.

24. Kemudian klik home.

25. Kemudian cope file client ke home.

26. Cek file client sudah ada apa belum di home.

27. Kemudian install network-manager-openvpn

28. Kemudian setting VPN pada bagian network klik +

29. Kemudian Import from file.


30. Tambahkan file client ke dalam VPN.

31. Tambahkan name dan klik add.

32. Klik ON pada bagian VPN.


33. Kemudian cek ip a pada bagian tun0.

34. Langkah terakhir cek ping 8.8.8.8 dan google.com








Tidak ada komentar:

Posting Komentar