INSTALASI PROXMOX PADA VMWARE SERTA MENGINSTAL MIKROTIK PADA PROXMOX - Vilda TKJ

Latest

Hi i'm Vilda thank you for visiting my blog, hope you enjoy!!

Rabu, 24 Agustus 2022

INSTALASI PROXMOX PADA VMWARE SERTA MENGINSTAL MIKROTIK PADA PROXMOX

 


Pengertian Proxmox
Proxmox adalah distribusi dari sistem operasi Linux dari debianyang memfokuskan penggunanya sebagai server platform virtualisasi dengan manajemen melalui website. Proxmox sendiri dapat diinstall pada virtualisasi VirtualBox maupun VMware.

Kelebihan Proxmox
- Proxmox yang berupa open source yang memungkinkan siapapun dapat menggunakannya dengan gratis. 
- Proxmox juga mudah dalam instalasi dan konfigurasi terutaman untuk pemula yang ingin belajar.

Langkah-Langkah Konfigurasi:

1. Langkah pertama buka VMware kemudian Create New Vitual Machine, lalu pada bagian ini masukkan iso proxmox yang dapat diinstall pada situs berikut https://proxmox.com/en/downloads jika sudah klik Next.

2. Pada bagian Operating System pilih Other dan versionnya Other 64-bit lalu klik Next.

3. Pada bagian Name Virtual Machine dan pelokasian filenya bebas penamaan dan letaknya lalu klik Next

4.  Pada bagian ini klik Next.


5. Pada bagian ini, kita bisa melakukan edit dengan menekan Customize Hardware, jika sudah yakin bisa klik Finish.

6. Pastikan Memory kapasitasnya 4GB, Processors 4, Hard Disk kita ubah menjadi 100GB dan Networknya ubah menjadi Bridge agar Virtual Machine dapat terhubung ke internet yang terdapat pada laptop fisik.

7. Kemudian Play Virtual Machinenya sampai muncul halaman seperti berikut, pilih yang Install Proxmox VE.

8. Pada bagian license klik I Agree.


9. Lalu pada bagian Target Hard Disk pilih seperti berikut lalu klik Next.

10. Untuk Location dan Time Zone sesuaikan dengan lokasi anda lalu klik Next.

11. Masukkan Password dan email yang kamu miliki lalu klik Next.

12. Pada Management Network Configuration pilih interface yang menuju ke internet dan masukkan hostname bebas. Pada bagian IP Address, Gateway, dan DNS Server sudah didapat otomatis dari Internet, lalu klik Next jika sudah seperti berikut.

13. Pada bagian Summary pastika settingan sebelumnya sudah benar semua, jika sudah klik Install.

14. Tunggu sampai proses instalasi selesai.


15. Jika proses instalasi selesai maka akan terdapat tampilan seperti berikut. IP Address dan port yang didapat kita lakukan search pada website. Atau jika masih ingin melakukan konfigurasi disini dapat login menggunakan root dan passwordnya adalah password yang kita buat saat isntalasi tadi.

16. Jika pada saat mengakses IP Address tersebut pada Website muncul tampilan seperti berikut, klik pada bagian advaced lalu klik proceed to untuk masuk ke web Proxmox.

17. Lalu muncul tampilan login masukkan username root dan password yang sudah dibuat sebelumnya pada saat instalasi.

18. Nah pada bagian ini kita sudah berhasil melakukan remote proxmox menggunakan web.


Menginstall Mikrotik pada Proxmox

1. Salin link CHR Mikrotik yang terdapat pada web resmi mikrotik.com


2. Klik Server View dan pilih yang vildatkj kemudian klik shell untuk menjalankan CLI untuk mendownload file CHR Mikrotik masukkan perintah wget dan paste link CHR Mikrotik tadi.

3. Tunggu sampai proses downloadnya 100%

4. lalu cek apakah file CHR nya sudah ada atau belum dengan perintah ls.

5. Lalu lakukan instalasi unzip untuk membuka file CHR Mikrotik.

6. Kemudian baru lakukan unzip file CHR Mikrotiknya.

7. Kemudian remove file CHR yang img.zip 

8. Lalu cek spesifikasi default CHR Mikrotiknya, dapat dilihat bahwa virtual sizenya hanya 64 MiB.

9. Lalu ubah spesifikasi CHR Mikrotik dengan menambahkan 10Gib untuk virtual sizenya.

10. Cek spefikasi virtual size CHR nya sudah berubah menjadi 10GiB atau belum.


11. Klik menu Create VM untuk membuat Virtual machine baru pada proxmox.

12. Untuk bagian General bisa diisi bebas atau sebagai berikut, lalu klik Next.

13. Pada bagian OS pilih Do not use any media kemudian Next.

14. Pada System Graphic card pilih default, pada bagian SCSI Controller pilih VirtlO SCSI lalu Next.

15. Bagian Disks seperti berikut.

16. Dibagian CPU Cores beri 2 lalu klik Next.

17. Beri Memory sebesar 512 lalu Next.

18. Pada bagian Network Next saja.

19. Kemudian jika sudah benar semua klik Finish.

20. Lalu lakukan import file CHR ke dalam VM yang baru kita buat tadi, yaitu VM dengan ID 100.

21. Masuk ke VPS  100 yang sudah dibuat kemudian pilih pada bagian hardware lalu disk

22. Masukkan disk yang sudah dibuat tadi yaitu sebesar 10GB, dengan nama SCSI0


23. Jika sudah maka akan terdapat hardisk 1GB nya yaitu hardisk scsi1

24. Lalu pilih yes, untuk tidak mengunakan hardisk itu lagi, dan VM akan menggunakan hardisk yang memiliki size 10GB.


25. Lalu pilih yes, untuk tidak mengunakan hardisk itu lagi, dan VM akan menggunakan hardisk yang memiliki size 10GB.

26. Pada bagian ini klik yes.

27. Pilih menu options lalu pilih pada bagian Boot Order dan gunakan scsi0 yang sudah ada.

28. Kemudian nonaktifkan KVM.

29. Edit interface mikrotik menjadi bridge dengan vibr0 agar dapat terhubung ke ISP.

30. Jika semua sudah, lakukan pengujian dengan klik start.


31. Maka mikrotik akan terbuka, login menggunakan admin.

32. Kemudian setting identity menjadi vildatkj.


33. lalu lakukan ping dari windows client menuju mikrotik.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar